Kuliah Dosen Tamu Magister Pendidikan IPA Universitas Lampung Angkat Tema Pembelajaran Sains Inovatif melalui STEM dan Integrasi Kearifan Lokal

Image 14

Program Studi Magister Pendidikan IPA Universitas Lampung kembali menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu sebagai bagian dari penguatan atmosfer akademik dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada hari Jumat, tanggal 3 Oktober 2026 dengan menghadirkan Prof. Dr. Insih Wilujeng, M.Pd., dosen Pendidikan IPA Universitas Negeri Yogyakarta, sebagai narasumber utama. Mengusung tema “Pembelajaran Sains Inovatif dan Mendalam melalui STEM dan Integrasi Kearifan Lokal”, kegiatan ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta sivitas akademika Program Studi Magister Pendidikan IPA dengan antusias yang tinggi. Kuliah tamu ini bertujuan memperluas wawasan peserta mengenai strategi pembelajaran sains yang mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 sekaligus tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal. Melalui forum akademik ini, peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pakar pendidikan IPA yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan inovasi pembelajaran.

Dalam penyampaian materinya, Prof. Dr. Insih Wilujeng, M.Pd. menjelaskan bahwa pembelajaran sains yang inovatif perlu dirancang secara mendalam agar peserta didik tidak hanya menguasai konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dipaparkan sebagai salah satu strategi yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Selain itu, beliau menekankan pentingnya mengintegrasikan kearifan lokalke dalam pembelajaran sehingga materi sains menjadi lebih kontekstual, relevan, dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Integrasi tersebut diyakini mampu menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat karakter dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, pembelajaran sains tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk generasi yang berbudaya dan berkelanjutan.

Sesi diskusi berlangsung secara aktif dengan berbagai pertanyaan yang diajukan oleh peserta mengenai implementasi STEM berbasis kearifan lokal di berbagai jenjang pendidikan. Narasumber memberikan berbagai contoh praktik pembelajaran yang mengaitkan fenomena lokal dengan konsep-konsep sains sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik. Diskusi juga membahas penyusunan perangkat pembelajaran, asesmen autentik, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Mahasiswa memperoleh banyak inspirasi dalam merancang penelitian maupun inovasi pembelajaran yang mengakomodasi potensi daerah sebagai sumber belajar. Interaksi yang dinamis antara narasumber dan peserta menjadikan kegiatan ini sebagai ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkaya perspektif akademik di bidang pendidikan IPA.

Melalui penyelenggaraan kuliah dosen tamu ini, Program Studi Magister Pendidikan IPA Universitas Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan akademik yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan pendidikan global. Kehadiran Prof. Dr. Insih Wilujeng, M.Pd. memberikan wawasan baru mengenai pentingnya mengintegrasikan pendekatan STEM dengan kearifan lokal untuk menciptakan pembelajaran sains yang lebih inovatif, kontekstual, dan berdampak. Program studi berharap ilmu dan pengalaman yang dibagikan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik antara Universitas Lampung dan Universitas Negeri Yogyakarta dalam bidang pendidikan IPA. Dengan terselenggaranya kuliah dosen tamu secara berkelanjutan, Program Studi Magister Pendidikan IPA optimis mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan sains di Indonesia.

Image 16