WORKSHOP PENGEMBANGAN LMS UNTUK E-LEARNING

Pada hari Senin, 4 Oktober 2021 telah dilaksanakan kegiatan pelatihan pengembangan LMS untuk E-Learning. Kegiatan ini dilakukan secara luring di Gedung G FKIP Universitas Lampung dan secara daring melalui Virtual Meeting Zoom yang disediakan oleh Pascasarjana Universitas Lampung.

Narasumber kegiatan Pelatihan Pengembangan LMS untuk E-Learning ini adalah Fajar Rulhudana, S.Kom., M.Sc. dari Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementrian Komunikasi dan Informatika. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 35 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa. Peserta mengikuti kegiatan secara luring yang bertempat di Gedung G FKIP Universitas Lampung (gambar 1) dan daring melalui Virtual Meeting ZOOM (gambar 2).

 

Kegiatan Pelatihan Pengembangan LMS untuk E-Learning ini dimulai dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh MC. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Dewi Lengkana, M.Sc. selaku Ketua Program Studi Magister Pendidikan IPA dilanjutkan dengan dengan sambutan dari Prof. Dr. Undang Rosidin, M.Pd. sekaligus membuka acara. Acara inti dipandu oleh Dina Else Fernandu, S,Pd., yakni pemaparan materi oleh narasumber Fajar Rulhudana, S.Kom., M.Sc. mengenai Pemanfaatan Tekonolgi Learning Managenet Systems (LMS). Pada sesi ini narasumber menjelaskan mengenai prinsip dasar tekonologi dan inovasi, kompetensi SDM, dan pemanfaatan teknologi LMS dalam proses pembelajaran. LMS adalah alat untuk membantu memanage program pendidikan kita. Teknologi yang ada dalam LMS dapat membantu sistem pendidikan sama halnya dengan mobil yang membantu kaki manusia untuk berjalan.

Pendidikan berkaitan erat dengan revolusi industri, teknologi yang ada mengotomasi melalui pengintegrasian proses. Dengan pendidikan yang baik, dapat menjadi potensi untuk berkembang lebih tinggi. Jasa pendidikan masih cukup tinggi dan berpeluang untuk terus berkembang, selama masih ada manusia masih perlu pendidikan. Melalui teknologi menyiapkan kapasitats peserta didik yaitu softskill, hardskill dan enterpreneur. Future skill yang dikembangkan sangat erat dengan pendidikan. Dalam pendidikan belajar tentang bagaimana cara belajar.

Terdapat beberapa long-life skill yang sangat penting sekali, yaitu management (waktu, resiko dan finansial) yang berkaitan dengan strategi dan pengambilan keputusan, bahasa, sosial skill (berbicara didepan umum) dan penelitian. Teknologi pendidikan dibutuhkan untuk tujuan efisiensi dan efektivitas. Penggunaan LMS merupakan salah satu bentuk upaya lembaga pendidikan untuk tetap berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang efektif dan efesien dalam bentuk software untuk mengelola program pembelajaran dan pengembangan pembelajaran secara sistematis. LMS adalah environment yang digunakan oleh pengajar/dosen/instruktur dalam membuat, menyimpan, menggunakan kemballi, mengelola serta menyampaikan materi pembelajaran kepada para siswa. Dalam pembelajaran ada banyak pihak yang terlibat yaitu siswa, pengajar, asisten, sekretariat akademik dan lain lain. LMS biasanya hanya mendukung tiga user utama yaitu siswa, pengajar/guru dan administrator sistem.

Penggunaan Learning Management System (LMS) dapat memudahkan pengajar baik dosen maupun guru untuk dapat memberikan bahan ajar hingga melakukan evaluasi yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun karena dapat diunggah dan diunduh secara online dalam berbagai bentuk, seperti video, artikel, ebook, animasi, suara, dan bantuan yang menarik lainnya. Pada masa yang akan datang pelaksanaan pembelajaran online merupakan suatu keharusan sehingga para pendidik harus siap menyambut tantangan tersebut dengan terampil. Kesiapan tersebut diharapkan dapat dilatih melalui Pelatihan Pengembangan LMS untuk E-Learning yang diselenggarakan oleh program studi Magister Pendidikan IPA dengan tema Pemanfaatan LMS yang Efektif pada Pembelajaran IPA.